Malam Penuh Warna di BNS (Part 2 – Edisi: Malang, Setali 3 Tujuan)

Melanjutkan cerita perjalanan dari Bromo di post sebelumnya. Dari terminal Probolinggo kami lanjut naik bis menuju Malang dengan waktu tempuh sekitar 3 jam. Untuk ke Batu kami harus naik angkot ADL turun di Landung Sari kemudian baru sambung angkot BL ke Batu. Awalnya kami nego untuk carter sampai batu, karena harga tidak sepakat kami turun di Landungsari saja, sialnya kami dikerjai supir angkot, kami harus bayar 8rb dari tarif normal 5rb karena harus bayar tambahan untuk carier. Hufft ngeselin, akhirnya kami sepakat harga 120rb sampai BNS daripada harus ribet tawar angkot kedua dan jadi lebih mahal.

Untungnya kami langsung dapat homestay sekitar 200m dari BNS dengan harga 250rb untuk 8 orang. Kamarnya terdapat 2 kasur kingsize dan tv jadi yang cewe-cewe bisa tidur semua disitu.  Awalnya sempet ditawarin extrabed (tambah 50rb) buat tidur di ruang tengah, namun karena 50rb sangat berarti akhirnya kami buat extrabed sendiri pakai matras, sleeping  bag dan selimut. Maaf ya mba Vicka dan Chuwy jadi tidur di extrabed ala-ala.

Homestay kami sekitar 200m dari BNS
Homestay kami sekitar 200m dari BNS
DSC_8742
Bentuknya kaya setengah rumah, ada 1 kamar besar, ruang tengah, dapur dan kamar mandi, sangat worted karena jadi bisa masak makanan buat berhemat.hehehe

Setelah puas mandi (efek belum mandi 2 hari,hihihihi) kami istirahat sebentar, harusnya sih ke museum angkut tapi badan nggak sanggup karena 2 hari kurang istirahat dan hidung saya meler berat. Sekitar pukul 19:00 kami berangkat ke BNS dengan jalan kaki sekitar 10 menit dari homestay. Ternyata di BNS ada 2 macam tiket, tiket masuk biasa 30rb cuma liat-liat aja dan tiket terusan 90rb untuk naik wahana sepuasnya. Hanya Mayang, Novel dan Kak Fristy yg beli tiket terusan, sisanya memutuskan untuk foto-foto saja. Sayang ada kejadian tidak mengenakkan disini karena Iphone Mayang jatuh saat naik wahana Magic Mix, be strong ya Mayang. Ini jadi pembelajaran banget buat saya untuk tetap waspada dalam keadaan apapun.

Mari kita narsis
Mari kita narsis
Nunggu siapa sih Nov?
Nunggu siapa sih Nov?

Setelah mengelilingi BNS kamipun memasuki Taman Lampion (bayar terpisah Rp.15.000) karena kata orang bagus buat foto-foto. Tidak usah panjang lebar, tempatnya asik banget buat foto-foto sama pacaran pokoknya silahkan simak sendiri :

IMG_475420150402_210436 20150402_211134 20150402_205749 DSC_8753 - Copy IMG_479520150402_210238

Puas sama taman Lampion kami muter-muter di pasar malamnya. Salut sih sama kota Batu, walaupun kecil tapi mereka niat mengelola wisatanya dengan baik apalagi dengan adanya kawasan Jatim Park. Next harus ngetrip lagi khusus edisi Batu karena masih ada Jatim Park 1 & 2, museum angkut, paralayang dan Coban Pelangi yang belum saya kunjungi.

Baiklah sudah malam, saatnya pulang karena besok pagi harus lanjut ke Pantai Goa Cina….

Cost Trip BNS (Per 3 April 2015) :

Bis Ekonomi (Probolinggo-Malang) = Rp. 18.000

Carter Angkot (Malang-BAtu BNS 120rb/8org) = Rp. 15.000

Homestay Batu 250rb/8org = Rp. 250.000

Tiket masuk BNS biasa = Rp. 30.000

Tiket masuk BNS Terusan= Rp. 90.000

Tiket Lampion Garden= Rp. 15.000

Tips :

  • Hati-hati di terminal banyak calo naikin harga, pastikan kalian langsung tanya ke kernetnya langsung.
  • Makanan kaki lima di Malang lebih mahal dibanding Jogja (harga wisatawan dinaikkan), saran saya hindari beli di pusat keramaian seperti terminal, stasiun, foodcourt, carilah yg agak jauh dari tempat tsb.
  • Jika kalian bawa carrier dan mau naik angkot, pastikan carriernya tidak tambah tarif, jangan sampai kaya saya carriernya suruh bayar sendiri.Hiks
  • Homestay di Batu banyak makelarnya, saya sempat kontak beberapa homestay tapi harganya dipatok 500rb serumah. Lebih baik cari sendiri (banyak plang homestay di pinggir jalan) dan langsung nego dengan pemiliknya, agar lebih murah (saran ibu homestay juga begitu).
  • Kalo nggak bawa kendaraan sendiri dan mau ke BNS malam-malam, sebaiknya cari homestay yang dekat BNS, karena kalau malam tidak ada angkot.

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *