Nepal’s Journey Day 3: Selamat Pagi dari Annapurna Range

Annapurna lah yang membawa kami terbang melewati Samudera, Annapurna juga yang menggetarkan semua indra, maka kepada Sang Annapurna kami titipkan rasa syukur kepada Sang Maha Paripurna.

Selamat Pagi Annapurna !

————————————————————-

Drrrrrrrrrttttt, drrrrrrrrrttttt….getaran alarm pukul 6 pagi membangunkan kami, sambil kucek-kucek mata saya membuka jendela kamar dan spontan berteriak.

“Riiiiiiiiiiiiiii !!!!!! Gunung Saljunya kelihatan !!! Annapurna!!” teriak saya sambil buka jendela

“Haahhhhhhhhhh demi apa ? Wahhhh iyaaaa bener !” Riri pun langsung lompat dari kasurnya.

“ayo kita hunting foto dari rooftop !”

Kami berdua pun langsung gerabak-gerubuk naik tangga menuju rooftop masih dengan muka bantal. Ternyata apa yang dibilang Dai Raj benar, saat pagi hari yang cerah, kami dapat melihat pegunungan Annapurna dari jendela kamar kami.

Annapurna Range
Pemandangan gunung salju dari balik jendela kamar kami

Cekrak, cekrek, cekrak, cekrek, bunyi lensa kamera kami sibuk mengabadikan momen pertama kami melihat Annapurna Range lebih dekat. Annapurna Range ini sendiri yang masuk kedalam rangkaian dataran tinggi Himalaya. Dalam rangkaiannya ada gunung Nilgri, Tilicho, Annapurna I-IV, Gangapurna, Annapurna South, Machapuchare. (lihat gambar di bawah). Nah, kalo favorit saya, gunung Machapuchare atau dikenal juga dengan Fishtail, sumpaaahhhh bentuk gunungnya keren banget, kerucut lancip, eksotis pokoknya.

backpacker ke Nepal
Rangkaian Gunung-gunung di Annapurna Range

Pegunungan Himalaya sendiri terbentang dari wilayah Pakistan, India, Nepal, Bhutan hingga ke Tibet, China. Oh iya, buat yang belum tahu, Himalaya itu terbentuk dari tumbukan lempeng dataran Tibet dan dataran India. Jadi, pada 120 juta tahun lalu, saat lempeng bumi masih berantakan dan belum seperti sekarang. Ilmuwan menemukan jika benua India mulai pecah dan perlahan bermigrasi ke utara. Pergeserannya sekitar lima sentimeter per tahun. Hal ini terjadi sebelum ada peristiwa misterius sekitar 80 juta tahun lalu yang menyebabkan pergeseran benua itu semakin cepat menuju Utara, sekitar 15 sentimeter per tahun. Lebih cepat bahkan dibandingkan pergeseran tektonik saat ini. Pergerakan benua itu akhirnya berhenti ketika bertabrakan dengan benua Eurasia sekitar 50 juta tahun lalu. Inilah yang dipercaya sebagai kemunculan Himalaya. (source: viva.co.id).

backpacker ke Nepal
Proses terbentuknya pegunungan/dataran tinggi Himalaya

Kalimat rasa syukur dan pujian pun terus mengalir dari dalam hati saya ketika melihat mahakarya sang Maha Kuasa. Sungguh hati berdebar antara bersyukur impian tercapai dan juga rasa takjub melihat gagahnya pegunungan salju yang menjulang di ketinggian 6000-8000 mdpl. Maklum, saya baru melihat gunung paling tinggi ya gunung Semeru di pulau Jawa, yang tingginya hanya mencapai 3676 mdpl. Dan berikut hasil jepretan kami.

Annapurna Range
Annapurna Range from Pokhara
Annapurna Range
Machapuchare, gunung yang disucikan oleh masyarakat Nepal dan tidak boleh di daki.
Annapurna Range
Muka bantal tapi super happy
Annapurna Range
Riri yang tak kalah happy

Di kejauhan kami juga dapat melihat Phewa Lake serta World Peace Stupa yang ada di atas bukit. Kami juga berencana akan ke World Peace Stupa setelah kembali dari trekking ke Poon Hill. Ahhhhh, rasanya ingin menetap sebulan saja di Pokhara. Pokoknya mesti diingat, kalau kamu menginap di Pokhara, carilah penginapan yang cukup tinggi dan punya rooftop diatasnya agar bisa menyaksikan indahnya Annapurna Range di pagi hari.

Annapurna Range
Phewa Lake juga terlihat dari rooftop penginapan kami

Kami pun tak beranjak dari rooftop, mencoba menyimpan dalam-dalam momen indah ini. Hingga akhirnya sang Annapurna lah yang beranjak duluan karena tertutup awan. Hmmm, ini pertanda saatnya kami bersiap-siap untuk mulai petualangan selanjutnya, trekking ke Poon Hill !

 

2 Comments

  1. Akupun, kalo disuruh milih, meliat gunung ato pantai, rasa excitednya lbh meluap kalo liat gunung :D. Apalagi gunung2 megah dan tinggi begitu.. Trakhir liat gunung fuji depan mata aja lgs speechless dan terharu hahaha. Apalagi deretan gunung himalaya begini 🙂

    1. Antin

      Betul mba aku setuju, Gunung itu kaya punya magisnya sendiri ya, bukan magis mistis tapi ya.hehehehe. Kereennnn udah bisa lihat gunung Fuji, itu masuk wishlist ku juga. Semoga kesampean juga kesana nanti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *